By Tere Liye
Biaya Sewa : Rp. 1.500,-/hari
Biaya Sewa : Rp. 1.500,-/hari
" Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata.Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah. Tetapi setidaknya, Kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat. "
Buku ini berkisah tentang sebuah negeri yang dipenuhi dengan para bedebah kelas atas yang sangat mengganggu kita, yaitu para penguasa negeri dan antek-anteknya. Tokoh utama kita adalah Thomas, seorang ahli ekonomi yang sudah terkenal. Kesibukannya adalah menjadi pembicara seminar-seminar keuangan. Pada awal cerita, kita diajak dalam kesibukannya itu hingga wawancara pun harus dilakukan dalam perjalanan menuju London. Di saat senggang, Thomas ini suka ikut dalam pertarungan tersembunyi yang diikuti oleh banyak kalangan, mulai dari eksekutif muda hingga anggota kepolisian.
Tapi akan sangat membosankan jika buku ini hanya mengulas mengenai pekerjaan Thomas, yang sering dipanggil oleh opanya dengan Tommie. Kita langsung diajak bertemu dengan om Liem, kakak dari almarhum ayah Thomas. Om Liem yang dibencinya ini sedang mengalami musibah dalam bisnis perbankannya. Bank Semesta yang dibelinya 6 tahun lalu sedang dalam penyelidikan dan akan ditutup.
Dan dari sinilah, kisah perjuangan Thomas menyelamatkan sang om dimulai. Thomas mendapatkan ide untuk mengulur waktu likuidasi bank dengan menculik sang om dan membawanya ke rumah peristirahatan sang opa di bilangan waduk Jatiluhur. Dengan jangka waktu singkat kita diajak dalam kejar-kejaran antara Thomas dengan petugas kepolisian yang sepertinya tahu tentang gerak-geriknya.
Rencana demi rencana yang telah disiapkannya, dengan bantuan Maggie, sang asisten yang sangat handal dan profesional (diganggu waktu weekendnya hanya untuk masalah ini), buyar. Dia harus melakukan improvisasi demi improvisasi dalam upayanya menyelamatkan sang om. Dan dalam perjalanan penyelamatan ini, dia akhirnya dibantu oleh orang-orang yang tak disangka-sangka.
Buku ini berkisah tentang sebuah negeri yang dipenuhi dengan para bedebah kelas atas yang sangat mengganggu kita, yaitu para penguasa negeri dan antek-anteknya. Tokoh utama kita adalah Thomas, seorang ahli ekonomi yang sudah terkenal. Kesibukannya adalah menjadi pembicara seminar-seminar keuangan. Pada awal cerita, kita diajak dalam kesibukannya itu hingga wawancara pun harus dilakukan dalam perjalanan menuju London. Di saat senggang, Thomas ini suka ikut dalam pertarungan tersembunyi yang diikuti oleh banyak kalangan, mulai dari eksekutif muda hingga anggota kepolisian.
Tapi akan sangat membosankan jika buku ini hanya mengulas mengenai pekerjaan Thomas, yang sering dipanggil oleh opanya dengan Tommie. Kita langsung diajak bertemu dengan om Liem, kakak dari almarhum ayah Thomas. Om Liem yang dibencinya ini sedang mengalami musibah dalam bisnis perbankannya. Bank Semesta yang dibelinya 6 tahun lalu sedang dalam penyelidikan dan akan ditutup.
Dan dari sinilah, kisah perjuangan Thomas menyelamatkan sang om dimulai. Thomas mendapatkan ide untuk mengulur waktu likuidasi bank dengan menculik sang om dan membawanya ke rumah peristirahatan sang opa di bilangan waduk Jatiluhur. Dengan jangka waktu singkat kita diajak dalam kejar-kejaran antara Thomas dengan petugas kepolisian yang sepertinya tahu tentang gerak-geriknya.
Rencana demi rencana yang telah disiapkannya, dengan bantuan Maggie, sang asisten yang sangat handal dan profesional (diganggu waktu weekendnya hanya untuk masalah ini), buyar. Dia harus melakukan improvisasi demi improvisasi dalam upayanya menyelamatkan sang om. Dan dalam perjalanan penyelamatan ini, dia akhirnya dibantu oleh orang-orang yang tak disangka-sangka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar